tepat setahun yang lalu kesaksianku di persidangan telah menggiringmu ke penjara.ketika itu mata kita sempat bertemu dan tak kulihat secuilpun amarahmu. terima kasih untuk tidak membenciku, yang ada justru aku yang membenci diriku sendiri.
sekutu dan seteru hanya persoalan waktu, katamu. dan lagi mata kita bertemu. dalam sorot itu yang kulihat hanya keyakinan bahwa kau bisa membalik semua kemungkinan. ini adalah hari kedua aku melanggar hukum karena menampung seorang buronan di sebuah rumah yang begitu tenang dan asri. di sebuah kampung yang jauh dari hiruk pikuk persoalan kaum urban.

#fajardansenja

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: